Soeharto disayang Tuhan?

Setelah melihat berita di tv tentang kesehatan Pak Harto yg turun lagi. Istri berkata "Kasihan ya Pak Harto". Saya langsung menjawab "Eit, belum tentu. Siapa tau dia justru disayang Tuhan".

Saat itu saya ingat cerita dari Ustadz. Di dua buah negeri ada dua orang raja yang sama-sama memimpin negerinya masing-masing. Kedua raja ini mempunyai perangai dan tabiat yang berbeda.

Raja pertama mempunyai tabiat yang buruk dan gemar bermaksiat. Sedang raja yang kedua mempunyai tabiat yang baik dan sholeh.

Pada suatu ketika kedua raja ini jatuh sakit. Sakitnya sangat keras. Maka dipanggillah tabib kerajaan masing-masing. Setelah diperiksa, raja pertama diketahui mengidap suatu penyakit yang hanya bisa disembuhkan dengan memakan suatu jenis ikan laut yang hanya muncul pada bulan tertentu. Saat itu bukanlah waktu untuk ikan itu muncul. Tapi raja pertama yang zhalim tetap memerintahkan orang-orangnya untuk mencari ikan tersebut dan jika tidak boleh kembali sebelum menemukannya.
Orang-orang yang diperintahkan dengan hati yang putus asa pergi mencari ikan itu di laut. Mereka yakin mereka tidak akan menemukan ikan itu, karena sekarang bukan waktu kemunculan ikan itu. Sesampainya di laut, ternyata dugaan mereka salah, ikan yang dimaksud ada dan muncul ke permukaan. Sehingga mereka dengan mudah menangkapnya dan membawa kembali ke raja mereka. Singkat cerita, raja yang zhalim itu sembuh dan kembali bermaksiat.

Raja yang kedua yang sholeh setelah diperiksa tabib juga mempunyai sakit yang sama dengan raja yang zhalim dan obatnya pun sama. Untungnya, saat itu merupakan waktu kemunculan ikan itu di laut. Maka orang-orangnya dengan hati gembira dan semangat pergi untuk menangkap ikan itu karena mereka sangat menginginkan raja mereka sembuh. Tapi ternyata setelah sampai di laut, ikan itu tidak muncul. Mereka sampai mencari ke tengah laut dan sampai menyelam. Tapi ikan itu tidak juga ditemukan. Akhirnya setelah lama mencari, mereka kembali tanpa membawa ikan tersebut. Singkat cerita raja yang sholeh akhirnya meninggal dunia akibat sakitnya itu.

Di langit, malaikat yang merasa bingung bertanya kepada Tuhan. Kenapa Tuhan membiarkan dan memudahkan raja yang zhalim sembuh dengan memunculkan ikan yang padahal bukan waktunya muncul. Sedangkan raja yang sholeh tetap dibiarkan sakit bahkan sampai meninggal dengan tidak memunculkan ikan yang menjadi obatnya padahal saat itu adalah waktu kemunculan ikan tersebut.
Tuhan menjawab bahwa Dia mencintai raja yang sholeh dan tidak mencintai raja yang zhalim. Oleh karena itu Dia berbuat demikian. Tuhan ingin raja yang sholeh dibersihkan terlebih dulu dari dosa yang pernah ia lakukan sebelum dia menghadap-Nya. Sehingga dia mendapat hukuman di dunia yang tidak seberapa dibanding dengan hukuman di akhirat. Sedangkan raja yang zhalim tetap dibiarkan tenggelam dalam kesesatannya.

Jadi, mungkin saja orang-orang yang selalu didera sakit, kesusahan sebenarnya disayang Tuhan. Tapi itu kembali dari sikap mereka. Apakah mereka bersabar? apakah mereka jadi ingat dan dekat dengan Allah? Apakah mereka jadi bertaubat?

Wallahu 'alam.

No comments

Powered by Blogger.