Fir'aun Returns

Imam Asy Syaukani berkata “Akan ada kisah ajaib yang terjadi persis sebagaimana kisah (Fir’aun ditenggelamkan)”.

Fir’aun bukanlah nama orang, Ia sebuah gelar yang dimiliki oleh seorang penguasa Mesir. Fir’aun memiliki makna Al Baitul Kabir mabni’un minal Hajar Al Abyadh – Rumah Besar yang terbuat dari Batu Putih. Sebuah kalimat yang lebih mudah diingat dengan kata “Gedung Putih!”.

Jika sejarah mencatat yang menjadi Fir’aun (penguasa Rumah Putih) dulu adalah Ramses I dan II, saat ini dunia menyaksikan penguasa Gedung Putih adalah Bush I dan II. Keduanya sama-sama mengaku-ngaku sebagai penguasa dunia.

Fir’aun menjadikan Piramida sebagai salah satu simbol kekuasaannya, sementara saat ini Piramida terpampang dengan jelas sebagai simbol Mata Uang Dollar Amerika.

Simbol Negara Fir’aun dan Amerika sama, yaitu Rajawali.

Firman Allah swt: "Maka tatkala mereka membuat Kami murka, Kami menghukum mereka lalu Kami tenggelamkan mereka semuanya (di laut), dan Kami jadikan mereka sebagai pelajaran dan contoh bagi orang-orang yang kemudian". (Az Zukhruf: 55-56)


Jika sebuah contoh diikuti, maka hasilnya sudah pasti akan sama dengan hasil yang dicontohkan. Dan sangat mungkin terjadi jika sebuah contoh terulang kembali. Al Quran mengisahkan kisah Fir’aun adalah salah satu contoh yang buruk, dan Al Quran memberi pelajaran bahwa jika berlaku seperti Fir’aun maka akan ada balasan yang buruk pula. Untuk Itulah Al Quran memberi peringatan kepada orang-orang yang kemudian agar tidak berlaku seperti Fir’aun. Tapi bukan tidak mungkin akan ada orang-orang seperti Fir’aun.

Jika ada yang memerankan diri sebagai Fir’aun, lantas siapakah yang memerankan sebagai musuh Fir’aun? Siapakah yang mendapat kehormatan memerankan diri sebagai Musa? Jika di dalam Al Qur’an Fir’aun hampir selalu disebut diikuti oleh Haman, maka adakah yang menjadi Haman saat ini? Adakah pula yang menjadi Qarun? Seorang “penghianat” dari kaum Musa, orang yang ditenggelamkan ke dalam bumi beserta harta-hartanya karena kikirnya.

Semuanya bisa dibaca di buku Musa vs Fir’aun yang diterbitkan oleh Granada Mediatama. Bukan promosi, karena saya tidak dapat sepeserpun keuntungan penjualan buku tersebut. Hanya ingin memberi informasi ada ilmu yang bermanfaat yang bisa didapatkan dengan membaca buku itu. Dan sengaja tidak saya ceritakan disini karena takut melanggar hak dari Penerbit.

Wallahu ‘alam

No comments

Powered by Blogger.