Ah, Seluruh Perilakunya Mengagumkan Buatku

Pernahkah kita membayangkan jika suatu saat nanti kita sudah tiada, ada orang yang menanyakan kepada keluarga kita, apa saja perilaku kita yang paling mengagumkan? Lalu apa yang akan dijawab oleh keluarga kita?

Mungkin keluarga kita tidak bisa langsung menjawab, mereka akan berfikir sejenak atau beberapa saat sebelum dapat menjawab pertanyaan itu. Atau mungkin malah mereka tidak dapat menjawab pertanyaan itu. Atau malah jawaban ”tidak ada” yang akan terucap dari mulut mereka. Na’udzubillah.

Mari kita berfikir sejenak, apa yang telah kita lakukan kepada orang-orang terdekat kita yang bisa membuat mereka terkesan, bangga dan selalu ingat dengan hal itu. Adakah barang satu atau dua perbuatan kita yang seperti itu? Istri-istri Rasulullah saw dengan kagum menceritakan tentang perilaku beliau.



Bagaimana tidak, Rasulullah saw tidak segan-segan menyingsingkan lengan bajunya untuk membantu istrinya memasak di dapur, menjahit pakaiannya sendiri, memerah susu ternaknya lantas dijual untuk menafkahi keluarganya. Padahal beliau mempunyai kedudukan yang mulia di antara manusia, bahkan Allah swt. Pemimpin ummat. Tapi hal itu tidak lantas menjadikan beliau merasa terhormat, sehingga merasa tidak usah bekerja. Adakah salah satu dari sekian banyak perilaku yang Rasulullah saw lakukan juga kita lakukan? Pernahkah kita tidur di luar rumah karena takut membangunkan istri yang sudah tertidur di dalam? Apa yang kita lakukan ketika sampai di rumah, ternyata istri tidak menyiapkan makanan apapun untuk kita makan? Apakah sama seperti yang Rasulullah saw katakan, yaitu ”Baiklah, hari ini aku akan berpuasa saja” dengan wajah dan nada yang lembut?

Rasulullah saw bersabda ”Sebaik-baik laki-laki adalah yang paling baik terhadap istrinya (keluarganya).” Maka tidak heran jika Aisyah ra berkata "Ah, seluruh perilakunya mengagumkan buatku".
Lantas sebaik apa perilaku kita terhadap istri dan keluarga kita?

Wallahu 'alam

No comments

Powered by Blogger.